Lukisan Tradisi Keliki Kawan Payangan

Setiap lukisan mempunyai kisa perjalanannya sendiri, termasuk lukisan tradisi Keliki Kawan Payangan, Bali. Mungkin belum banyak yang tahu tentang lukisan tradisi yang satu ini.

Di sebuah desa yang asri dan sejuk, Keliki Kawan Payangan, terdapat sebuah sanggar seni tradisi Bali yang dipimpin oleh I Wayan Mardika.

Sanggar ini bernama Om Hara Kailasha adalah tempat dimana lahirnya berbagai lukisan-lukisan tradisi dari tangan-tangan kecil yang dididik langsung oleh bli Mardi. Lukisan berupa miniatur kehidupan tradisi Bali yang sangat detail di atas kertas khusus, dihasilkan untuk mempertahankan keberlangsungan tradisi ini.

Semua biaya operasional sanggar diusahakan oleh bli Mardi sendiri dengan cara menjual lukisan-lukisannya dan lukisan anak-anak didiknya melalui pameran-pameran di Bali. Hasil penjualan lukisannya diserahkan kepada anak-anak pelukis untuk dapat berkarya kembali dan membiayai hidup mereka sendiri termasuk untuk sekolah. Dengan jalan ini maka lukisan tradisi Keliki Kawan, Payangan di Bali dapat terus bertahan.

Di era Pandemi ini lukisan Keliki Kawan juga tidak terlepas dari kesulitan untuk mempertahankan keberlangsungannya. Kebingungan dan kesulitan sempat menghampiri bli Mardi dalam berjuang mempertahankan tradisi leluhurnya, bahkan ia sempat beralih profesi menjadi tukang batu.

We Love With Love bertemu dengan bli Mardi dan anak-anak didiknya dan memberi masukan-masukan untuk supaya tetap bertahan melalui musim pandemi yang sangat keras menghantam keberlangsungan lukisan tradisi Keliki Kawan Payangan Bali.

Kita semua dapat mendukung dan membantu bli Mardi dan pelukis-pelukis cilik di Keliki Kawan untuk mempertahankan tradisi lukisan yang sangat indah ini melalui halaman donasi We Love With Love.