Menghadapi PPKM JAWA BALI Bersama

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat secara darurat di Jawa dan Bali tanggal 1 – 22 Juli 2021, perlu dihadapi bersama terutama di Bali yang saat ini sudah terpuruk ekonominya.

Kehidupan seniman yang bergantung pada tamu atau turis terutama turis asing akan makin terpuruk. Namun PPKM harus dilaksanakan demi kebaikan dan keselamatan bersama dari wabah Covid 19 yang semakin mengganas.

Kehidupan sehari-hari tidak bisa ditunda karena kebutuhan sehari-hari yang berjalan terus, menyebabkan banyak seniman banting stir mencari nafkah untuk kehidupan sehari-hari.

Kegiatan bekesenian atau menciptakan karya-karya seni jadi terhenti dan menunggu saat kembali normal. Ini pun juga dapat menjadi ancaman bagi kelestarian seni budaya.

Belajar dari pengalaman kejadian-kejadian di Bali yang menyebabkan hilangnya pekerja seni atau suatu bentuk tradisi, karena para pekerja seni berubah pencarian nafkah karena ekonomi yang memburuk dan hal ini sudah beberpa kali terjadi.

Karenanya We Love With Love melakukan aktifitas di Bali sejak masa pandemi untuk membantu para seniman melalui event virtual, promosi-promosi produk melalui media digital, video-video informasi di Youtube We Love With Love dan membuka donasi bagi sahabat yang tergerak untuk menjaga tradisi dan seni khususnya di Bali